🧿 BREAKING NEWS

Pengajian Akbar Maulid Nabi Meriahkan Hari Jadi Sinoman Manunggal Krajan Nongkodono ke-3


Ponorogo – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Jamaah Masjid Nurul Huda bersama Hari Jadi Sinoman Manunggal Krajan yang ke-3, Selasa malam (25/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Halaman Masjid Nurul Huda, Dukuh Krajan, Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Warga dari berbagai kalangan hadir untuk bersama-sama mengikuti rangkaian pengajian sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Acara dimulai pukul 19.00 WIB atau ba’da Isya. Pengajian menghadirkan Gus Farhan Li Uilil Albab dan Kyai M. Nur Sholihin Al-Hafidz, serta diiringi lantunan hadrah Biajmala Dzikro. Kegiatan tersebut dipandu oleh MC Ersa Tata.

Selain sebagai momentum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan hari jadi Sinoman Manunggal Krajan yang memasuki tahun ketiga. Kebersamaan warga menjadi salah satu kekuatan utama dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.

Camat Kauman Toni Khristiawan mengapresiasi kegiatan yang mampu memadukan syiar keagamaan dengan semangat kebersamaan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, tetapi juga mempererat silaturahmi dan keguyuban masyarakat. Semangat kebersamaan seperti ini perlu terus dipertahankan dan dikembangkan,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan kelompok masyarakat dan pemuda yang aktif dalam kegiatan sosial maupun keagamaan merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan desa.

Sementara itu, Kepala Desa Nongkodono, Jemadi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia, jamaah Masjid Nurul Huda serta Sinoman Manunggal Krajan yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami sangat bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Ini bukan hanya pengajian, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan kekompakan warga, khususnya masyarakat Dukuh Krajan. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Nongkodono,” kata Jemadi.

Jemadi juga berharap peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, setelah mengikuti pengajian ini masyarakat semakin cinta kepada Rasulullah, semakin guyub, serta terus menjaga kerukunan. Sinoman Manunggal juga semoga semakin solid dan mampu menjadi wadah kebersamaan warga,” tambahnya.

Pelaksanaan pengajian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa tradisi kebersamaan masyarakat Desa Nongkodono masih terus terjaga. Dukungan berbagai pihak dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan yang mengedepankan syiar Islam, silaturahmi, dan gotong royong tersebut.

Dengan mengusung semangat Maulid Nabi dan hari jadi Sinoman Manunggal Krajan ke-3, kegiatan diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi mampu memperkuat persaudaraan serta memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk bersama-sama membangun Desa Nongkodono.(Sw/Ny/Adv)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar