Viral Pengantaran Jenazah Lewat Sungai di Desa Jalen,Plt Camat Balong Angkat Bicara
![]() |
| viral video pengantaran jenazah yang dilakukan warga Desa Jalen, Kecamatan Balong, Ponorogo yang membawa jenazah menuju pemakaman menyeberangi sungai |
Ponorogo – Menanggapi viralnya video pengantaran jenazah yang dilakukan warga Desa Jalen, Kecamatan Balong, dengan menyeberangi Sungai Jalen, Plt Camat Balong, Toni Khristiawan, S.STP. M.Si menyampaikan keprihatinan sekaligus klarifikasi atas kondisi tersebut. Namun pihaknya akan tetap berusaha berkoordinasi agar pemerintah tidak terkesan tinggal diam dan telah menyiapkan sejumlah langkah baik jangka pendek maupun jangka panjang.
“Kami turut prihatin atas kejadian tersebut dan sangat mengapresiasi kekompakan warga. Namun perlu kami sampaikan, bahwa secara teknis, alternatif solusi bisa segera dilakukan melalui skema penggunaan Dana Desa, termasuk untuk penyediaan transportasi darurat, seperti ambulance atau mobil warga yang aman untuk kondisi seperti ini,” ujar Toni saat dikonfirmasi, Senin (9/6/2025).
Namun perlu dieketahui bahwa sungai bukan akses satu-satunya warga untuk mobilitas sehari-hari dan ada alternatif makam lainnya. Walaupun tak bisa dipungkiri jalan menuju ke makam terdekat adalah dengan menyeberang sungai.
Menurutnya, pemerintah desa memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan Dana Desa untuk kepentingan mendesak masyarakat. Pihak kecamatan mendorong agar pemerintah desa setempat segera merumuskan penganggaran tanggap darurat untuk keperluan warga yang mendesak.
Lebih lanjut, Toni menyebutkan bahwa usulan pembangunan jembatan sudah dibahas di tingkat desa dan kini tengah dikoordinasikan untuk studi kelayakan teknis oleh pihak terkait. Karena ini merupakan area aliran DAS Solo sehingga seharusnya usulan terus dikawal ke pihak tersebut.
“Pembangunan jembatan tidak bisa asal bangun, harus melalui kajian teknis dan lingkungan terlebih dahulu. Tahun ini kami dorong untuk dilakukan studi kelayakan sebagai dasar perencanaan. Jika hasilnya memungkinkan, maka akan kita masukkan ke program infrastruktur dari pihak DAS Solo baik melalui Pemprov dan Pemerintah Pusat ,” jelasnya.
Camat juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah dekat sungai seperti Desa Jalen memang menjadi tantangan tersendiri, baik dari segi akses maupun pendanaan. Namun, ia memastikan bahwa pemerintah kecamatan bersama Pemkab Ponorogo terus berupaya memberikan perhatian pada daerah-daerah yang selama ini membutuhkan pembangunan intensif secara infrastruktur. Baik itu secara pembangunan langsung maupun dengan koordinasi bersama pihak yang berwenang dalam pembangunannya.
“Warga tidak sendiri. Kita terus berupaya. Harapan kami, warga juga ikut terlibat aktif dalam musyawarah perencanaan, agar usulan pembangunan bisa tepat sasaran dan terwujud lebih cepat,” pungkasnya.(Sw/Ny)
