🧿 BREAKING NEWS

Kinerja Terbaik: Ponorogo Puncaki Evaluasi DBHCHT se-Eks Karesidenan Madiun

Forum Konsolidasi DBHCHT digelar Bea Cukai Madiun pada Kamis (25/09/2025)

Ponorogo meraih nilai nyaris sempurna dalam upaya penegakan hukum terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal. Penilaian tersebut diberikan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madiun melalui evaluasi pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

“Ponorogo tampil menonjol, hampir mencapai skor maksimal dalam aspek perencanaan dan eksekusi. Mereka disiplin mengikuti jadwal kerja dan operasi pemberantasan BKC ilegal berjalan sesuai target. Ini merupakan capaian tertinggi dalam forum,” ujar Kepala KPPBC TMP C Madiun, P Dwi Jogyastara.

Forum Konsolidasi DBHCHT digelar Bea Cukai Madiun pada Kamis (25/09/2025), dengan melibatkan seluruh perangkat daerah di eks-Karesidenan Madiun. Pada kesempatan itu, Ponorogo meraih skor 4,9 dari skala 5, menjadikannya daerah dengan performa terbaik dalam perencanaan, kegiatan sosialisasi, hingga pelaksanaan operasi penindakan BKC ilegal. “Forum konsolidasi tiap semester menjadi wadah penyampaian hasil evaluasi. Kami terus mengingatkan pentingnya sinergi agar penggunaan DBHCHT benar-benar terencana, terlaksana, dan dapat dipertanggungjawabkan,” imbuh Dwi.

Ia menuturkan pentingnya koordinasi antarinstansi penerima DBHCHT, terutama yang memiliki porsi anggaran untuk penegakan hukum. Secara keseluruhan, daerah-daerah di Madiun Raya menunjukkan kemampuan perencanaan yang cukup baik. Kendati demikian, masih ada yang terkendala pada tahap pelaksanaan, terutama terkait keterlambatan jadwal sosialisasi. “Perencanaan mudah dipantau karena batas waktunya jelas, tetapi implementasi di lapangan kadang molor. Ini yang harus dibenahi agar ke depan lebih tertib waktu,” tegasnya.

Evaluasi semester dua akan melanjutkan capaian paruh pertama tahun ini, namun penekanannya lebih diarahkan pada **hasil dan dampak kegiatan**, bukan sekadar proses pelaksanaan. “Kami ingin memastikan output kegiatan benar-benar dirasakan manfaatnya. Nilai akhir tahun dihitung secara kumulatif, jadi kinerja di semester selanjutnya perlu lebih maksimal,” tutur Dwi.(Sw/Ny/Adv)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar