🧿 BREAKING NEWS

Pemdes Pengkol Pavingisasi Jalan Pertanian di Dukuh Keling,Ramah Lingkungan dan Miliki Daya Resap

pembangunan pavingisasi Desa Pengkol, Kecamatan Kauman PonorogoTahun 2025 jalan pertanian di Dukuh Keling RT 01 RW 01, dengan total realisasi anggaran sebesar Rp30.390.000

Ponorogo – Pemerintah Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, kembali merealisasikan pembangunan infrastruktur melalui program Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025. Kali ini, pembangunan difokuskan pada pavingisasi jalan pertanian di Dukuh Keling RT 01 RW 01, dengan total realisasi anggaran sebesar Rp30.390.000. Pengerjaan proyek ini pada bulan Oktober dengan panjang jalan 95 meter x lebar 2 meter.

Pembangunan paving ini menjadi salah satu prioritas desa untuk memperlancar aktivitas pertanian warga, terutama akses menuju lahan produksi yang sebelumnya sering terkendala kondisi jalan tanah yang licin dan sulit dilalui saat musim hujan.

Kepala Desa Pengkol, Sunoto, menegaskan bahwa proyek ini adalah komitmen pemerintah desa untuk meningkatkan produktivitas warga.

> “Kami menggunakan Dana Desa secara tepat sasaran. Pavingisasi jalan pertanian ini diharapkan mampu menunjang mobilitas petani, mempermudah pengangkutan hasil panen, dan mengurangi biaya operasional warga. Infrastruktur yang baik adalah fondasi ekonomi desa,” ujar Sunoto.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan warga dalam proses pembangunan menjadi kunci keberhasilan.

> “Kami bersyukur masyarakat ikut bergotong-royong. Dengan demikian, manfaat pengerjaan tidak hanya pada hasilnya, tetapi juga pada tumbuhnya rasa memiliki,” imbuhnya.

Keunggulan Pavingisasi Jalan

Paving dipilih karena memiliki beberapa keunggulan dibanding jenis proyek lain seperti rabat beton atau pengerasan biasa, di antaranya:

Perawatan lebih mudah dan murah karena kerusakan bisa diperbaiki dengan mengganti blok tertentu, tidak harus membongkar seluruh struktur.

Lebih tahan terhadap genangan air, karena celah paving membantu meningkatkan daya resap.

Lebih fleksibel terhadap pergerakan tanah, sehingga mengurangi risiko retak panjang.

Ramah lingkungan, sebab material dapat dibongkar–pasang dan digunakan kembali.

Memberikan permukaan yang lebih nyaman dan aman bagi pejalan kaki maupun kendaraan kecil yang sering digunakan petani.

Dengan selesainya pembangunan paving jalan pertanian ini, Pemerintah Desa Pengkol berharap kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok tani, dapat semakin meningkat melalui aksesibilitas yang lebih baik.(Sw/Ny/Adv)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar