Safari KB TMMD dan Hari IBI Digelar di Ponkesdes Tosanan, 70 Aseptor Dapat Pelayanan Gratis
![]() |
| Pelayanan Safari Keluarga Berencana (KB) dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sekaligus memperingati Hari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) digelar di Ponkesdes Desa Tosanan |
PONOROGO – Pelayanan Safari Keluarga Berencana (KB) dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sekaligus memperingati Hari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) digelar di Ponkesdes Desa Tosanan, Kecamatan Kauman, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut menyediakan pelayanan bongkar pasang IUD dan implan secara gratis bagi masyarakat.
Sebanyak 70 kuota aseptor disediakan dalam pelayanan KB gratis tersebut. Warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan reproduksi secara aman dan profesional.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Puskesmas Kauman Baru dr. Yunita Ummu Fahmi, beserta jajaran bidan Puskesmas Kauman Baru, Petugas Keluarga Berencana (KB), Bidan Desa Tosanan, serta Babinsa setempat yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.
![]() |
| Antusiasme masyarakat dalam mengikuti safari KB gratis |
Pelayanan Safari KB ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya program keluarga berencana sekaligus mendukung kesehatan ibu dan anak di wilayah pedesaan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah, dan TNI dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Kepala Puskesmas Kauman Baru menyampaikan bahwa kegiatan Safari KB menjadi salah satu upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi pasangan usia subur yang ingin mengikuti program KB.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan KB yang aman dan berkualitas. Program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesehatan keluarga dan menekan angka risiko kehamilan,” ujarnya.
Sementara itu, petugas keluarga berencana setempat mengapresiasi antusiasme warga yang hadir mengikuti pelayanan gratis tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk menyukseskan program KB di masyarakat.
Kegiatan berlangsung lancar dengan tetap mengedepankan pelayanan kesehatan yang nyaman dan sesuai prosedur medis.(Sw/Ny)


