Tepat Hari Lahir HOS Cokro, Bupati Giri dan Wabup Lisdyarita Resmikan Prasasti di Face Off
![]() |
Prasasti di Jalan HOS Cokroaminoto diresmikan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko dan Wabup Lisdyarita |
Menyambut HUT RI ke-76 dan bertepatan dengan Hari Lahir HOS Cokroaminoto, Bupati Sugiri Sancoko didampingi Wakil Bupati Lisdyarita meresmikan prasasti yang terletak di jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Kota, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (16/8/2021).
Bupati Ponorogo, Kang Giri (sapaan akrabnya mengatakan), pada program 99 hari kerja ini, pihaknya memang membuat inovasi dengan melakukan proyek face off di jalan HOS Cokroaminoto.
"Untuk menjadikan Ponorogo hebat dan berbudaya ini harus diwujudkan dengan tata kota yang baik. Salah satunya membuat jalan HOS Cokroaminoto ini ala Malioboro," jelas Bupati Ponorogo.
Pembangunan proyek face off HOS Cokroaminoto ini hasil dari semangat gotong royong. Dimana para corporate social responsibility (CSR) datang dari para pelaku usaha seperti bank, lembaga-lembaga, organisasi hingga perseorangan yang terletak di sepanjang ruas jalan Eks Soekarno-Hatta yang dirubah menjadi HOS Cokroaminoto.
"Kita tak bisa menyebutkan satu persatu, yang jelas kita mengucapkan terimakasih kepada semua pihak untuk kemajuan Kabupaten Ponorogo," ucapnya penuh rasa bangga dan bahagia.
Adapun pembangunan face off ini, Pemkab Ponorogo tidak menerima sumbangan uang. Namun sudah berupa barang jadi dibagi perspection siapa dan ia menyumbang apa.
"Serta dikerjakan oleh para penyumbang. Sehingga transparansi ini menjadi suatu bentuk yang trash," Sambung Sugiri Sancoko.
Walaupun pembangunan face off ini dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 serta serba bergotong-royong, kendati demikian pihaknya terus berupaya bagaimana melakukan inovasi. Pembangunan ini juga akan berdampak majunya perekonomian masyarakat Ponorogo.
"Soal penataan PKL, kita tidak terlalu banyak ikut campur. Tapi nanti ada namanya ekosistem HOS. Siapa yang berdagang, parkir maupun musik biar diatur sendiri," jelas Bupati Ponorogo yang dikenal ramah dan merakyat ini.
Selain itu sangat kebetulan sekali, nama peresmian prasasti ini juga dilaksanakan bebarengan dengan peringafan hari kelahiran salah satu pahlawan Ponorogo yakni HOS Cokroaminoto yang dijuluki raja Jawa tanpa mahkota.
"Kita ingin ada budaya disini, kesenian, sopan santun dan menjadi potret peradaban Ponorogo yang sesungguhnya," Tutur Kang Giri.(Adv/Laily)