Bimtek Penyertaan Modal Desa untuk Ketahanan Pangan se-Kecamatan Kauman, Bumdesa dan KDMP Harus Berjalan Beriringan
![]() |
Toni Khristiawan, S.STP., M.Si Saat membuka bimtek Penyertaan Modal Desa untuk Ketahanan Pangan Desa se-Kecamatan Kauman, (27/8/2025) |
PONOROGO – Pemerintah Kecamatan Kauman menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyertaan Modal Desa untuk Ketahanan Pangan, Rabu (27/08/2025). Kegiatan yang diikuti oleh pemerintah desa dan pengelola BUMDes se-Kecamatan Kauman ini dibuka langsung oleh Camat Kauman, Toni Khristiawan, S.STP., M.Si. Acara dihadiri oleh Seluruh Camat Kauman dan jajaran, Pendamping Desa, Kepala Desa, Ketua BPD, Ketua Bumdes dan Sekretaris Desa se-Kecamatan Kauman. bertempat di Pendopo Klonosewandono, Kantor Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo.
Dalam sambutannya, Toni menegaskan bahwa pelaksanaan bimtek ini merupakan implementasi Keputusan Menteri Desa (Kepmendes) Nomor 3 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya penyertaan modal desa untuk ketahanan pangan.
> “BUMDes harus dikelola sesuai potensi lokal desa masing-masing. Kemudian dikolaborasikan dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagaimana amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Kedua lembaga ini harus berjalan beriringan, memberi manfaat sesuai peruntukannya,” ujarnya.
Menurutnya, peran BUMDes diarahkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), sementara KDMP difokuskan pada kesejahteraan masyarakat desa. Salah satunya mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini tengah digalakkan pemerintah.
![]() |
Acara dihadiri oleh Seluruh Kepala Desa, Ketua BPD, Ketua Bumdes dan Sekretaris Desa se-Kecamatan Kauman. bertempat di Pendopo Klonosewandono, Kantor Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo. |
Menariknya, untuk menjaga keberlanjutan program MBG, setiap desa akan memanfaatkan potensi lokal berbeda-beda. Misalnya, ada desa yang bisa menyuplai beras, telur, sayuran, maupun kebutuhan pokok lainnya sesuai kearifan lokal.
Seiring dengan terbitnya Permendesa Nomor 10 Tahun 2025, KDMP juga mendapat dukungan pembiayaan sebagai upaya percepatan usaha koperasi desa merah putih.
> “Kami berharap forum ini bisa menghasilkan ide-ide usaha baru yang beragam, sehingga tidak terjadi tumpang tindih antar desa,” tambah Camat Kauman.
Ke depan, KDMP juga diarahkan menjalin kerja sama dengan berbagai mitra strategis, seperti Bulog untuk pasokan beras dan Depo LPG untuk kebutuhan energi rumah tangga. Dengan kolaborasi ini, diharapkan desa-desa di Kecamatan Kauman semakin mandiri dan sejahtera.(Sw/Ny)