Ringankan Terdampak Pandemi dan Dukung Vaksinasi, ACT dan MRI gelar Pasar Murah
| Operasi Pasar Murah yang digelar ACT dan MRI didepn GOR Singodimejo |
Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kabupaten Ponorogo menggelar Pasar Rakyat. Ahad, (07/11/2021).Kegiatan tersebut adalah salah satu sub program dari Operasi Pangan Murah (OPM) yang dilaksanakan di GOR Singodimejo Ponorogo bersamaan dengan acara vaksinasi yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo.
Acara yang dimulai pukul 7 pagi ini diikuti masyarakat dengan sangat antusias apalagi adanya OPM kali ini. Sehari sebelumnya sebagian kupon dibagikan kepada pedagang kecil dan tukang becak di sekitar GOR. Dan sebagiannya lagi dialokasikan untuk peserta vaksinasi sebagai dukungan menuju Ponorogo Herd Immunity.
Relawan-relawan ACT menyediakan paket sembako yang dapat dibeli dengan setengah harga oleh penerima manfaat yang telah memiliki kupon. Paket sembako ini terdiri beras 3 kg, minyak 1 L, Gula 1kg, Sarden 425 gr, dan Teh celup satu kotak dengan seharga total 100 ribu, kemudian dibeli oleh penerima manfaat seharga 50 ribu. Salah satu anggota ACT Ponorogo Megawati menyebut penerima berasal dari warga prasejahtera di sekitar GOR Ponorogo dan juga beberapa peserta vaksinasi yang hadir pada hari itu.
| Kupon Pasar Murah dibagikan pada pedagang kecil dan tukang becak di sekitar GOR. Dan sebagiannya lagi dialokasikan untuk peserta vaksinasi sebagai dukungan menuju Ponorogo Herd Immunity. |
“Adanya Operasi Pangan Murah ini, bersamaan dengan pangan murah yang diperlukan oleh masyarakat atas lonjakan harga bahan pokok,” kata Megawati di sela-sela kesibukannya.
Selain karena dampak pandemi, diketahui beberapa lapisan masyarakat semakin terpuruk karena imbas pembatasan sosial adalah menimpa semua kalangan masyarakat. Alhasil dengan adanya OPM, relawan dapat meringankan beban masyarakat tanpa membuatnya malas bekerja.
Salah satu warga penerima manfaat, Bu Mega mengatakan “Alhamdulillah. Kula seneng mbak, sakniki sembako larang. Nopo maneh minyak. Niki kula nembe 2 hari nyambut gawe dodolan tape. Alhamdulillah niki regine murah. Sembako niki mangke damel bapak ibuk kula. Sering sering nggih. Mugi-mugi njenengan kabeh rejekine berkah." (Alhamdulillaah saya senang, mbak. Sekarang sembako mahal. Apalagi minyak. Ini saya baru bekerja 2 hari berjualan tape. Alhamdulillah ini harganya murah. Sembako ini nanti untuk orangtua saya. Sering-sering ya! Semoga rejekinya kalian semua berkah.” Ucapan syukur dari satu penerima manfaat. (Sw/Ny)