Diduga Terjatuh Saat Cari Pakan Ternak, Warga Sukorejo Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai
![]() |
| seorang pria lanjut usia dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai/parit desa setempat, Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIBq |
PONOROGO – Warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai/parit desa setempat, Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Korban diketahui bernama Suwondo (61), warga Dukuh Dare RT 01 RW 02 Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo yang sehari-hari bekerja sebagai petani atau pekebun.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh istrinya sendiri, Nurtini, dalam posisi terlentang di saluran air depan rumahnya. Karena panik dan khawatir, saksi kemudian meminta bantuan Harun Arafat yang merupakan menantu korban untuk memeriksa kondisi korban.
Setelah korban diangkat dari saluran air, korban diduga sudah dalam keadaan meninggal dunia. Dari keterangan saksi, korban diduga mengalami kecelakaan kerja saat mencari pakan ternak kambing.
Korban diduga memanjat pohon mangga untuk memotong daun menggunakan sabit, namun terjatuh ke aliran sungai di bawahnya. Di lokasi kejadian ditemukan ranting dan daun mangga yang baru dipotong serta sebuah sabit.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan, TKP berada di aliran sungai di pinggir jalan wilayah Desa Sukorejo.
Selain menemukan sabit dengan gagang besi, petugas juga menemukan sejumlah ranting dan daun mangga yang diduga baru dipotong menggunakan senjata tajam.
Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono SH MH mengatakan, hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka di bagian kepala yang mengeluarkan darah. Namun setelah dilakukan visum luar oleh tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau unsur kesengajaan,” terang Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.(Sw/Ny)
