Gantung Diri, Diduga S Akan diceraikan Istrinya, Warga Purwosari Gelap Mata
![]() |
Gantung Diri, Diduga S Akan diceraikan Istrinya, Warga Purwosari Gelap Mata |
Sudah terlanjur gelap mata, inilah yang dilakukan S seorang laki-laki dengan umur 41 tahun, warga dukuh Cepet utara, Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.
Korban diketahui meninggal dunia dengan nekat gantung diri. Pada hari ini Minggu tgl 28 Agustus 2022, sekira pukul 07.30 Wib saat saksi 1 yakni anak korban bangun tidur melihat korban tidak ada dikamar, selanjutnya mencari korban ke kamar sebelahnya, saat membuka pintu kamar tersebut mengetahui korban sudah dalam keadaan mengantung diri di usuk atap kamar. Lalu korban berteriak memanggil saksi yakni ibu korban Hingga akhirnya saksi 2 memanggil saksi 3 dan dilaporkan ke Polsek Babadan.
S tergantung dengan seutas tali tambang dadung se panjang 1.36 M warna biru. Korban mengenakan celana jeans Panjang warna biru.
Disampingnya terdapat anak tangga dari bambu sepanjang 3 M.
"Berdasarkan keterangan dari keluarga dan para saksi bahwa korban mempunyai riwayat sakit asam lambung dan akhir-akhir ini sering bertengkar dengan istrinya yang bekerja di luar negeri (istrinya ingin bercerai)." Jelas Slamet Hartanto, saksi 3 yang juga perangkat desa setempat.
Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerima sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan otopsi dibuktikan dengan surat pernyataan.
Selanjutnya jenazah di serahkan kepada keluarga untuk di rawat dengan semestinya di rumah duka.(Sw/Ny)