Bungkal Trail Club (BTC) Jalin Komunitas Pecinta Trail dari Kota Reog Hingga Mendunia!
![]() |
BTC, Bungkal Trail Club, dalam salah satu event, menggalang persaudaraan para pecinta motor trail hingga menggalang persatuan seluruh Nusantara |
Bungkal Trail Club, atau yang lebih dikenal dengan BTC adalah suatu kelompok pecinta Motor Trail di daerah Kabupaten Ponorogo bagian selatan. Bagi para anggotanya menunggangi motor trail sembari menikmati keindahan alam menjadi pilihan yang tepat untuk mengobati rasa penat dan stres akibat rutinitas maupun pekerjaan. Berbagai tantangan dan rintangan yang ada didepan mata melatih seseorang menjadikan lebih berartinya sebuah persahabatan.
Aktivitas motor trail belakangan kian digandrungi berbagai kalangan. Keseruan membelah hutan maupun sungai dengan jalur tanah berlumpur dan sulitnya medan menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang mencari keseruan di baliknya.
![]() |
Salah satu atraksi BTC dalam event menerabas jalur-jalur ekstrem |
![]() |
Dzakir. (Tengah) raja tanjakan sekaligus crosser pemenang kelas bergengsi pada kejurnas Enduro Cyberhard 2023 |
Komunitas itu juga berperan besar dalam mempopulerkan olahraga trail adventure terutama di Ponorogo, sampai akhirnya menjamur ke seluruh daerah dan memiliki rekan sehobi dari Jawa Timur maupun daerah lainnya.
Sudah banyak anggota dan sering berkelana baik didalam maupun diluar daerah bahkan antar pulau sudah dilakukan sejak didirikan tahun 2012 silam hingga tahun 2024 ini diketuai oleh Ipras Margo Mulyo, BTC punya banyak anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Dan tentu saja, hobi menelusuri segala track menantang dengan menunggang trail. Tak hanya itu, Dzakir, salah satu anggota BTC, Crosser yang dijuluki Raja Tanjakan ini berhasil menduduki nominasi pertama kelas bergengsi pada Kejurnas Enduro Cyberhard di Pandeglang, Banten 2023.
“BTC berdiri tahun 2012. Pada saat itu ada Mas Didik, Mas Andik, Mas Arif dan saya sendiri," ujar salah satu anggota BTC, Andik kepada Srikandhiwarta media, Selasa (30/4/2024).
BTC mewadahi para pecinta trail yang suka berpetualang ke lintasan sangar termasuk hutan dan sungai menggunakan motor trail. Meskipun tak semua dan tak ada kewajiban mereka yang suka berpetualang mengeruk tanah basah dengan motor menggunakan ban kotak-kotak bisa tergabung dan menambah saudara melalui BTC.
"Kami anggota BTC berbeda dengan yang asal-asalan main motor trail, pasti kami bertanggungjawab menjaga lingkungan. Agenda sosial juga kita utamakan dengan bakti sosial maupun menyapa warga masyarakat di berbagai daerah.” Tuturnya.
"Selain di Ponorogo, hampir tiap minggu ada acara rutin perwakiln BTC main ke wilayah di Seluruh penjuru Indonesia. Namun bukan hanya bermain saja tapi ada kegiatan sosial sebagai anggota motor trail, dengan banyaknya penggemar motor trail juga mesti mengedukasi dan memberi dampak positif. Menghapuskan kesan ugal-ugalan di masyarakat, menumbuhkan kekompakan, sosial kemasyarakatan serta rasa persaudaraan yang tinggi.” Pungkasnya.(Sw/Ny)