Ponorogo Raih Penghargaan “Menuju Informatif” pada KI Awards 2025 Jatim, Tegaskan Komitmen Pemerintah Daerah terhadap Inovasi dan Transparansi Publik
PONOROGO – Kabupaten Ponorogo kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Pada ajang Malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KI Awards) 2025) yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur di Hotel Aston Bojonegoro, Sabtu (29/11/2025), Ponorogo berhasil meraih predikat “Menuju Informatif”. Penghargaan ini mempertegas posisi Ponorogo sebagai daerah yang berkomitmen kuat dalam menerapkan keterbukaan informasi serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perangkat kecamatan, kelurahan, desa, hingga masyarakat yang turut berkontribusi dalam memperkuat budaya inovasi di Ponorogo.
“Alhamdulillah, Ponorogo mendapat penghargaan Menuju Inovatif. Insyaallah ke depan kita semakin bersemangat memberikan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel. Komitmen ini menyeluruh, baik di OPD, perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, desa, maupun inovasi lain yang tumbuh di tingkat masyarakat,” ungkap Lisdyarita.
Lebih lanjut, Plt. Bupati menegaskan bahwa penghargaan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah. Ia menyebut bahwa Ponorogo terus mendorong berbagai terobosan kreatif yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi menjadi pendorong untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya berinovasi di seluruh lini pemerintahan. Perangkat daerah, pemerintah desa, hingga kelompok masyarakat telah menunjukkan konsistensi menghadirkan gagasan-gagasan kreatif demi optimalisasi pelayanan publik dan pengembangan potensi lokal,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lisdyarita juga menyoroti sejumlah langkah nyata yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam mendukung keterbukaan informasi dan perbaikan pelayanan publik. Ia mencontohkan mekanisme pengambilan keputusan yang dilaksanakan secara terbuka dan partisipatif.
“Pelayanan publik di Ponorogo telah bergerak melalui berbagai inovasi yang mempermudah proses layanan di berbagai sektor. Dari sisi transparansi, dalam pemilihan Pelaksana Harian (Plh) kemarin, seluruh pihak bermusyawarah bersama dengan semangat keterbukaan. Hal yang sama diterapkan dalam penyusunan RK-APBD 2026, di mana eksekutif dan legislatif bekerja bersama secara terbuka sehingga keputusan yang dihasilkan lebih tepat sasaran dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa inovasi yang dibangun tidak hanya bertujuan mempercepat pelayanan publik, namun juga mendorong terwujudnya pemerintahan yang adaptif, responsif, dan akuntabel. Kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, perangkat desa, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat pondasi transparansi dan pelayanan berkualitas.
“Dengan predikat Menuju Informatif ini, Ponorogo berkomitmen memperluas akses keterbukaan informasi, memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, serta menghadirkan manfaat yang konkret bagi kesejahteraan warga. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh unsur pemerintahan untuk terus berbenah dan berinovasi,” pungkas Lisdyarita.
Pemerintah Kabupaten Ponorogo berharap penghargaan ini dapat menjadi batu loncatan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, berdaya saing, serta mampu mengimbangi perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Langkah-langkah pembenahan, penguatan kapasitas SDM, serta penyempurnaan sistem informasi publik akan terus digalakkan demi mempertahankan bahkan meningkatkan predikat keterbukaan informasi di tahun-tahun berikutnya.(Sw/Ny)

