KPK Gelar OTT di Madiun, Wali Kota Diduga Ikut Terjaring
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuat langkah mengejutkan di awal tahun 2026.
Tim penindakan lembaga antikorupsi tersebut dilaporkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kota Madiun, Jawa Timur, pada Senin (19/1/2026).
Dari informasi yang beredar, salah satu pihak yang diduga kuat diamankan dalam operasi tersebut adalah orang nomor satu di Kota Madiun, yakni Wali Kota Maidi.
Kegiatan penindakan ini disebut sudah dimulai sejak Minggu malam (18/1/2026) dan dilakukan secara tertutup.
Sampai berita ini dipublikasikan, pihak-pihak yang terjaring OTT masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Madiun.
Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang tertangkap tangan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari juru bicara maupun pimpinan KPK terkait perkara yang ditangani maupun barang bukti yang disita dalam OTT tersebut.
Operasi di Madiun ini menambah deretan penindakan KPK sepanjang awal tahun 2026.
Tercatat, ini merupakan OTT kedua dalam waktu kurang dari dua pekan.
Sebelumnya, pada Jumat (9/1/2026) hingga Sabtu (10/1/2026), KPK juga menggelar OTT terhadap sejumlah pejabat pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.
Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka.(Sw/Ny)
