🧿 BREAKING NEWS

Pengukuhan Bunda PAUD se-Kabupaten Ponorogo 2026, Perkuat Sinergi Pendidikan Anak Usia Dini dan Pelestarian Budaya Lokal

 

Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan ditandai dengan pemasangan slempang Bunda PAUD Kecamatan oleh Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita

Ponorogo — Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengukuhkan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Kecamatan, Kelurahan, dan Desa sekaligus menggelar pelatihan Tari Gojekan Putu Warok bagi guru PAUD se-Kabupaten Ponorogo Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Plt Bupati Ponorogo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial P3A, Ketua TP-PKK Kabupaten Ponorogo, Ketua Yayasan PGRI, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Acara ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan anak usia dini melalui penyediaan layanan PAUD yang berkualitas, mencerdaskan anak bangsa sejak usia dini, serta menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan sinergi kerja Bunda PAUD di semua tingkatan serta membekali guru PAUD dengan pelatihan seni budaya lokal, khususnya Tari Gojekan Putu Warok.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Nurhadi Hanuri, dalam sambutannya menegaskan bahwa peran Bunda PAUD sangat strategis dalam memastikan layanan PAUD berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Bunda PAUD adalah motor penggerak pendidikan anak usia dini di wilayahnya masing-masing. Sinergi antara Bunda PAUD, satuan pendidikan, dan perangkat daerah menjadi kunci dalam menyediakan layanan PAUD yang holistik, integratif, dan berkualitas. Melalui pengukuhan ini, kami berharap komitmen bersama untuk mencerdaskan anak bangsa sejak usia dini semakin kuat,” ujar Nurhadi Hanuri.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengukuhkan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Kecamatan, Kelurahan, dan Desa sekaligus menggelar pelatihan Tari Gojekan Putu Warok bagi guru PAUD se-Kabupaten Ponorogo Tahun 2026. 

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan Tari Gojekan Putu Warok bagi guru PAUD merupakan langkah konkret dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dan pelestarian budaya lokal ke dalam pembelajaran anak usia dini.

“Pendidikan PAUD tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kecintaan terhadap budaya daerah. Tari Gojekan Putu Warok adalah identitas Ponorogo yang perlu dikenalkan sejak dini agar anak-anak tumbuh dengan rasa bangga terhadap budayanya,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan PAUD.

“Pengembangan anak usia dini adalah investasi jangka panjang daerah. Melalui peran Bunda PAUD, kita ingin memastikan setiap anak Ponorogo mendapatkan layanan pendidikan yang layak, sehat, aman, dan berkarakter sejak usia dini. Ini membutuhkan kerja bersama, tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja,” tegas Lisdyarita.

Ia juga berharap pelatihan yang diberikan kepada guru PAUD dapat diterapkan langsung dalam kegiatan belajar mengajar.

“Saya berharap para guru PAUD dapat memanfaatkan pelatihan Tari Gojekan Putu Warok ini sebagai media pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan sarat nilai karakter. Anak-anak tidak hanya belajar bergerak, tetapi juga belajar disiplin, kerja sama, dan mencintai budaya daerahnya,” imbuhnya.

Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan ditandai dengan pemasangan slempang Bunda PAUD Kecamatan oleh Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo. Prosesi ini menjadi simbol resmi penguatan peran dan tanggung jawab Bunda PAUD dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Ponorogo.

Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan PAUD yang terintegrasi, berkarakter, dan berakar pada nilai-nilai budaya lokal.(Sw/Ny)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar