Haul Eyang Kasni Gunopati ke-18 Digelar Meriah, Bunda Rita Turut Lestarikan Warisan Budaya Reyog
![]() |
| Haul Eyang Kasni Gunopati ke-18 pada Ahad (5/7/2026) di kediaman Eyang Kasni Gunopati (Mbah Wo Kucing), Jalan Raden Patah, Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo |
PONOROGO – Masyarakat Ponorogo kembali memperingati Haul Eyang Kasni Gunopati ke-18 pada Ahad (5/7/2026) di kediaman Eyang Kasni Gunopati (Mbah Wo Kucing), Jalan Raden Patah, Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa almarhum sebagai salah satu tokoh pelestari Reyog Ponorogo sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.
Rangkaian acara akan diawali dengan kirab budaya mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, dilanjutkan Pagelaran Reyog Ponorogo pada pukul 19.30 WIB hingga selesai. Selain doa bersama, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi para seniman, budayawan, dan masyarakat dari berbagai daerah.
Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengapresiasi terselenggaranya Haul Eyang Kasni Gunopati yang secara konsisten menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus penghormatan kepada tokoh-tokoh yang berjasa bagi Ponorogo.
"Haul Eyang Kasni Gunopati bukan sekadar mengenang sosok yang telah berjasa melestarikan Reyog Ponorogo, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua agar terus menjaga dan merawat warisan budaya yang telah diakui dunia. Pemerintah Kabupaten Ponorogo mendukung penuh kegiatan-kegiatan budaya seperti ini sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah dan memperkenalkan Reyog kepada generasi muda," ujar Lisdyarita.
Sementara itu, Camat Kauman Toni Khristiawan, S.STP., M.Si. mengatakan, Kecamatan Kauman merasa bangga menjadi lokasi penyelenggaraan haul yang sarat nilai sejarah dan budaya tersebut.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib. Semoga Haul Eyang Kasni Gunopati menjadi sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan kecintaan terhadap budaya Reyog Ponorogo, sekaligus mendorong tumbuhnya sektor ekonomi masyarakat melalui kegiatan budaya yang melibatkan banyak pelaku UMKM dan seniman lokal," ungkap Toni Khristiawan.
Eyang Kasni Gunopati atau yang akrab dikenal sebagai Mbah Wo Kucing merupakan salah satu tokoh yang memiliki peran penting dalam pelestarian kesenian Reyog Ponorogo. Kiprah dan dedikasinya menjadikan beliau sosok yang dihormati di kalangan seniman maupun masyarakat Ponorogo.
Panitia berharap peringatan Haul Eyang Kasni Gunopati ke-18 dapat menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga, mengembangkan, dan mewariskan budaya Reyog Ponorogo kepada generasi penerus, sehingga tetap lestari dan menjadi kebanggaan masyarakat Ponorogo.(Sw/Ny)


