🧿 BREAKING NEWS

Nenek Renta Antri Sejak Jam 7, Wabup Lisdyarita Ikut Layani Antrean Operasi Pasar Minyak Goreng

 

Inisiatif Bunda Lisdyarita Wakil Bupati Ponorogo ikut membantu Petugas meladeni masyarakat


Demi menghindari kerumunan masyarakat yang diluar dugaan atas kelangkaan minyak goreng dan minyak goreng yang harganya melambung tinggi dipasaran, Pemkab Ponorogo, Dinas Perdagkum, dan PT Megasurya Mas menggelar operasi pasar minyak goreng.


Sebanyak 6000 liter minyak goreng yang dibagi di 4 kecamatan pendistribusiannya, yakni di Paseban Aloon-aloon Ponorogo, Kecamatan Kauman, Kecamatan Sawoo,dan Kecamatan Pulung. Selasa, (22/2/2022).

Buda Rita menenangkan Masyarakat yang mengantri minyak goreng murah 


Wabup Lisdyarita, dengan inisiatifnya segera turun sendiri membantu petugas yang meladeni masyarakat dalam mengantri minyak goreng murah.


"Kasihan, banyak yang difabel, banyak yang berusia lanjuta, banyak yang harus membawa anak juga, ada ibu hamil. sedangkan kita tahu bahwa belakangan sulit mendapatkan minyak goreng. Jikalau ada, pasti harganya sangat mahal." Jelas Bunda Rita.

Wakil Bupati Ponorogo ikut membantu Petugas menyiapkan minyak goreng bersubsidi di lapak


Ia tak enggan dalam berbaur dengan masyarakat supaya kerumunan segera teratasi.


"Mungkin karena sulit dan mahal masyarakat seperti tidak sabar ya. Disuruh mengantri juga pasti sulit. Mereka juga inginnya dapat semua dan segera pulang. Namun kita juga harus tahu, antri merupakan budaya yang baik. Kasihan mereka yang memiliki keterbatasan fisik." Imbuhnya.


Sementara, Nenek Sumirah, warga asal Brotonegaran mengaku sejak jam 7 pagi mengantri untuk membeli minyak murah. Ia pun kemudian diberikan tempat oleh petugas Satpol-PP, sebab Nenek Sumirah terlihat lelah dan cukup renta untuk mengantre


"Saya sudah dua minggu tidak bisa menggoreng. Minyak sangat mahal. Saya antri dari jam 7 pagi tadi." Katanya.(Sw/Ny)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar