🧿 BREAKING NEWS

IKM Ponorogo dan Jatim Bersatu Permudah Sertifikat Halal dan Kelangkaan Minyak Goreng

 

IKM Ponorogo dan Jatim Bersatu Permudah Sertifikat Halal dan Kelangkaan Minyak Goreng

Penyerahan Sertifikasi Halal dan Bimtek, resmi digelar IKM (Industri Kecil dan Menengah) Ponorogo bersama Forum IKM Jawa Timur di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (6/4/2022). Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.


Tak hanya itu, Kepala Dinas Perdagkum, Bediyanto, Kepala Kemenag Ponorogo, M.Nurul Huda, juga terlihat menghadiri acara tersebut.

Sunarto, Ketua IKM Ponorogo menyampaikan terkait beberapa komponen yang diperhatikan dalam pengajuan sertifikasi halal


Ditemui disela acara, Sunarto, Ketua IKM Ponorogo menyampaikan terkait beberapa komponen yang diperhatikan dalam pengajuan sertifikasi halal. "Halal itu bukan hanya bahannya tapi semua komponen mulai dari bahan,proses sampai pada penyajian harus terjamin kehalalannya, jangan khawatir, proses sertifikasi halal itu mudah." Ucapnya.


Mengamini apa yang disampaikan rekannya, M.Oscar, Ketua Forum IKM Jatim menambahkan, "kami disini mengadakan bimtek yang tadi dihadiri Bapak Bupati, yaitu Bapak Sugiri Sancoko, dan dari Kepala Kemenag dan Perdagkum Kabupaten Ponorogo, disini kami berterimakasih yang stinggi-tingginya kepada Provinsi Jawa Timur melalui BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) atas bantuan dan dukungan untuk IKM Ponorogo." Jelasnya.

M.Oscar, Ketua Forum IKM Jatim saat memberikan keterangan kepada media


Menurut Oscar, bimtek akan diadakan sampai sore hari dengan para akademisi dan produk halalnya. "Disamping kami ini juga ada tim pemasaran dari akademisi produk halal yang memiliki minimarket Mumase di jalan Trunojoyo Ponorogo. kami juga membantu para pelaku Industri melalui pendistribusian saat kelangkaan minyak goreng." Imbuhnya.


Tujuan dari Sunarto dan M.Oscar tak lain adalah para pelaku industri di Ponorogo ini bisa tetap eksis dan konsisten dengan apa yang dikerjakan.


"Harapan kami kegiatan IKM memiliki suatu keunggulan yaitu memiliki produk yang bersertifikasi halal, berdaya saing, kreatif dan mandiri dalam menciptakan usaha baru." Ucapnya lagi.


Mengatasi kelangkaan dan tingginya minyak goreng, Oscar mengatakan pihaknya banyak melakukan antisipasi dengan distribusi langsung dari Surabaya untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng, "dalam 2 bulan ini kami sudah melakukan dua kali pengiriman yang pertama 1,8 ton migor. kami juga mengirim lagi minggu lalu 6 ton migor, minggu ini akan kami usahakan kirim lagi." urainya.


Pihaknya menyadari tingginya harga minyak goreng ini membuat warga masyarakat khususnya pelaku IKM menjerit, sehingga kami berusaha membantu dengan distribusi minyak goreng kemasan bermerk agar kualitasnya tetap terjaga. (Sw/Ny)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar