🧿 BREAKING NEWS

Harlah Pancasila, Kecamatan Kauman Kirabkan Hasil Bumi dan Produk Olahan Dukungan UMKM


Camat Kauman didampingi Kepala Desa se-Kecamatan Kauman mengikuti Kirab Hasil Bumi dalam rangka Harlah Pancasila 2025

Ribuan warga Ponorogo antusias berebut gunungan hasil bumi dengan berbagai bentuk saat kirab hasil bumi memperingati hari lahir Pancasila di sepanjang jalan Urip Sumoharjo, Kabupaten Ponorogo. Sabtu (31/5/2025).


Gunungan, rinjingan dan pikulan dari 21 Kecamatan yang berisikan hasil bumi itu sebelumnya diarak dari ujung timur jalan Urip Sumoharjo ke arah barat dan finish di perempatan Tambakbayan.


Foto Bersama barisan pembawa hasil bumi, hasil olahan UMKM dan penari sesaat sebelum
Pemberangkatan 

Disana, Gunungan dan hasil bumi di kumpulkan, do’a-do’a juga dipanjatkan sebelum seluruh isinya menjadi rebutan warga masyarakat yang saat itu menyaksikan.

Termasuk Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo, turut serta mendukung dan memeriahkan acara Kirab Hasil Bumi. Dengan membawa barisan Pemerintah Kecamatan, Kepala Desa dan Perangkat Desa, semuanya kompak terlihat berjalan sambil mengikuti tarian penari di belakang gunungan.

Camat Kauman, Toni Khristiawan S.STP., M.Si menuturkan, “Gunungan hasil bumi merupakan simbol perayaan yang menunjukkan kesejahteraan masyarakat mulai dari desa. “ Tuturnya.


Setiap Kecamatan menyiapkan hasil bumi, berupa sayur dan buah -buahan yang dibentuk layaknya gunung. Istimewanya, Kecamatan Kauman tak hanya membawa itu saja, namun juga olahan hasil pertanian dan UMKM Desa di wilayahnya.

Masyarakat berebut mengambil sayuran yang dipercaya sebagai simbol kemakmuran

Para penari dari sanggar tari Karawungu ikut meriahkan kirab hasil bumi Kecamatan Kauman

“Kami juga pamerkan olahan hasil bumi tiap Desa di Kecamatan Kauman, agar bisa dipurak warga yang menonton, sebagai upaya meningkatkan daya jual UMKM di wilayah dan menunjukkan bahwa barang olahan setengah jadi maupun jadi bernilai jual lebih tinggi daripada bahan baku.” Imbuhnya.

Diketahui, Kirab Hasil Bumi ini dilaksanakan siang hari sebelum Pancasila night dan rangkaian selanjutnya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila. Setelah gunung selesai di doakan, gunungan yang berisikan hasil bumi langsung diperebutkan warga. Hal itu simbol kemakmuran dan berbagi atas hasil panen warga Kabupaten Ponorogo.(Sw/Ny)



Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar