SD Muhammadiyah Ponorogo Gelar Creative Competition 2026, Diikuti 629 Peserta dari 11 Cabang Lomba
![]() |
| Hartiningsih,S.Pd. Kepala SD Muhammadiyah Ponorogo saat membuka acara SD Muhammadiyah Creative Competition (31/1/2026) |
Ponorogo – Dalam rangka memperingati Milad ke-105, SD Muhammadiyah Ponorogo menggelar kegiatan SD Muhammadiyah Creative Competition 2026 yang diikuti 629 peserta dari siswa TK/RA/BA se-Kabupaten Ponorogo. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman SD Muhammadiyah Ponorogo, Jumat (31/1/2026).
Kegiatan lomba secara resmi dibuka oleh Kepala SD Muhammadiyah Ponorogo, Hartiningsih, S.Pd, yang ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian perlombaan Creative Competition 2026.
Dalam laporannya, Ketua Panitia, Krisbiantoro, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, pendamping, dan tamu undangan, serta menyampaikan apresiasi kepada para sponsor dan donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Creative Competition 2026. Terima kasih atas antusiasme yang luar biasa dari TK/RA/BA se-Kabupaten Ponorogo. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada sponsor dan donatur yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Krisbiantoro.
Ia menambahkan, total peserta yang terdaftar mencapai 629 anak, yang mengikuti 11 cabang lomba, meliputi Futsal, Ketangkasan, Robotic For Kids, English Spelling Bee, Adzan, Berhitung Asyik, Kids Singing Contest, Fun Colouring, Tari Kreasi, Pildacil, dan Hafalan Surat.
![]() |
| Penyerahan hadiah untuk para juara |
![]() |
| Jajaran guru dan karyawan SD Muhammadiyah khidmat mengikuti pembukaan SD Muhammadiyah Creative Competition 2026 |
![]() |
| antusiasme yang luar biasa dari TK/RA/BA se-Kabupaten Ponorogo. |
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Ponorogo, Hartiningsih, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa Creative Competition 2026 dirancang sebagai bagian dari strategi pendidikan holistik yang menekankan keseimbangan antara kecerdasan akademik, kreativitas, serta pembentukan karakter dan nilai keislaman sejak usia dini.
“Melalui Creative Competition ini, kami ingin memberikan ruang yang luas bagi anak-anak untuk mengenali potensi dirinya sejak dini, baik di bidang akademik, seni, olahraga, maupun keagamaan. Setiap anak memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing, dan tugas lembaga pendidikan adalah memfasilitasi serta mengarahkan potensi tersebut agar berkembang secara optimal,” ungkap Hartiningsih.
Ia menambahkan bahwa lomba ini juga bertujuan melatih keberanian, kemandirian, dan sportivitas anak dalam suasana yang menyenangkan dan edukatif.
“Kami berharap kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada hasil atau kemenangan, tetapi lebih pada proses pembelajaran. Anak-anak belajar tampil percaya diri, menghargai teman, menerima hasil dengan lapang dada, serta menanamkan nilai disiplin dan kerja keras,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Hartiningsih menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat mempererat sinergi antara SD Muhammadiyah Ponorogo dengan lembaga TK/RA/BA serta orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.
“Semoga Creative Competition ini menjadi pengalaman berharga yang membekas dalam ingatan anak-anak, sekaligus menjadi langkah awal menumbuhkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, kreatif, dan berprestasi. Kami juga berharap kegiatan ini semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap SD Muhammadiyah Ponorogo sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen pada kualitas dan karakter,” pungkasnya.
Creative Competition 2026 menjadi bagian dari komitmen SD Muhammadiyah Ponorogo dalam mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada akademik, kreativitas, dan karakter, serta memperkuat peran sekolah sebagai pusat pembinaan generasi emas sejak usia dini.(Sw/Ny)




