🧿 BREAKING NEWS

Pendapatan UMKM Menurun, Pelaku Usaha Dinilai Butuh Transformasi Digital

untuk meningkatkan pendapatan UMKM, strategi pemasaran harus beradaptasi dengan era digital(Gambar Ilustrasi)

PONOROGO - Penurunan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan menengah (UMKM) menjadi keluhan yang banyak dirasakan pelaku usaha dalam beberapa bulan terakhir. Padahal, kualitas produk UMKM lokal dinilai tidak kalah bersaing dengan produk industri besar.

Pengamat ekonomi kerakyatan menilai, akar masalahnya bukan pada lemahnya produk, melainkan pada strategi pemasaran yang belum beradaptasi dengan era digital.

"UMKM tidak lemah, tapi butuh strategi dan kemampuan pemasaran lewat media sosial. Sekarang konsumen ada di HP, bukan di pasar," ujar salah satu pelaku UMKM di Ponorogo, Sabtu (18/10).

Berdasarkan hasil observasi di lapangan, terdapat tiga persoalan utama yang dihadapi UMKM saat ini.

Pertama, kurangnya jangkauan pembeli.Banyak pelaku usaha masih mengandalkan penjualan tatap muka dengan jangkauan terbatas. Padahal, potensi pasar digital terbuka luas hingga seluruh Indonesia.

Solusinya, pelaku UMKM didorong untuk aktif berjualan melalui media sosial dan marketplace seperti TikTok, Instagram, Shopee, dan Tokopedia. Foto produk yang berkualitas dan deskripsi barang yang jelas dan jujur menjadi kunci utama untuk menarik pembeli online.

Kedua, produk kurang dikenal. Di tengah banjirnya produk di platform digital, produk yang tidak memiliki ciri khas akan mudah tenggelam.

Untuk itu, inovasi menjadi keharusan. Produk harus dibuat unik, kemasan dibuat lebih menarik dan profesional, namun tetap dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Ketiga, kurangnya pemahaman terhadap keinginan pembeli.Sebagian UMKM masih memproduksi berdasarkan asumsi sendiri, bukan berdasarkan kebutuhan pasar.

Para pelaku UMKM disarankan untuk lebih peka mengikuti tren dan berani melakukan perbaikan jika ada masukan atau komplain dari konsumen. Komplain dinilai bukan sebagai serangan, melainkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas produk.

Dengan transformasi strategi pemasaran digital yang tepat, UMKM diyakini mampu bangkit dan kembali menjadi tulang punggung perekonomian daerah.(Sw/Ny/Red/SitiLestariKD)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar