Bulog Ponorogo Pasok Beras SPHP 5 Kg ke 10 KDKMP Kecamatan Babadan, Bukti KDKMP Siap Jadi Lumbung Pangan Desa
![]() |
| Selasa (3/11/2026), Bulog sukses menyalurkan beras SPHP kemasan 5 Kg ke 10 KDKMP di Kecamatan Babadan |
PONOROGO –Perum Bulog Cabang Ponorogo menunjukkan komitmennya sebagai pemasok resmi beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pada Selasa (3/11/2026), Bulog sukses menyalurkan beras SPHP kemasan 5 Kg ke 10 KDKMP di Kecamatan Babadan.
10 KDKMP yang menerima pasokan perdana kemarin adalah:
1. KDKMP Bareng Babadan
2. KDKMP Cekok Babadan
3. KDKMP Gupolo Babadan
4. KDKMP Japan Babadan
5. KDKMP Kertosari Babadan
6. KDKMP Lembah Babadan
7. KDKMP Ngunut Babadan
8. KDKMP Polorejo Babadan
9. KDKMP Pondok Babadan
10. KDKMP Purwosari Babadan
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Ponorogo, Budiwan Susanto, mengatakan keberhasilan distribusi di 10 KDKMP Babadan ini menjadi bukti keunggulan dua pihak. Dari sisi Bulog, menjamin kualitas dan pasokan, dari sisi KDKMP menunjukkan kesiapan menjadi agen pangan desa yang profesional.
"Kemarin kita salurkan 10 titik, semuanya di Babadan. Ini luar biasa, karena 10 KDKMP ini manajernya siap, gudangnya siap, administrasinya siap. Ini contoh KDKMP yang memang sudah naik kelas dan layak menjadi mitra Bulog," ujar Budiwan.
Budiwan menjelaskan ada tiga keunggulan utama yang didapat warga dari sinergi Bulog dan KDKMP ini.
*Pertama, dari sisi beras Bulog.* Beras SPHP yang disalurkan adalah beras medium berkualitas yang sudah melalui quality control Bulog, dikemas resmi 5 Kg, higienis, dengan takaran pasti dan harga sesuai HET pemerintah.
"Keunggulan beras SPHP Bulog itu takaran pasti 5 Kg, bukan 4,5 Kg. Kemasan resmi berlogo Bulog, jadi tidak bisa dioplos. Mutunya terjaga karena penyimpanan di gudang Bulog berstandar nasional. Stok kita sangat aman untuk Ponorogo," tegasnya.
*Kedua, dari sisi KDKMP.* Dengan adanya KDKMP, warga desa tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk dapat beras murah berkualitas. KDKMP hadir sebagai etalase pangan desa yang dekat, cepat, dan terpercaya.
"KDKMP ini keunggulannya dekat dengan warga. Begitu beras SPHP 5 Kg masuk, langsung bisa dibeli. Tidak ada antrean panjang, tidak ada permainan harga. Koperasi desa yang untung, warga yang senang. Ini cita-cita ekonomi gotong royong yang kita wujudkan," imbuh Budiwan.
*Ketiga, dari sisi stabilisasi harga.* Dengan masuknya SPHP 5 Kg ke 10 KDKMP di Babadan, harga beras di tingkat desa diharapkan stabil dan tidak melonjak.
Menurut Budiwan, Kecamatan Babadan menjadi percontohan karena dari total 195 KDKMP yang sudah siap di Ponorogo, Babadan termasuk yang paling solid kesiapannya.
"Hari ini kita lanjut lagi 10 titik. Target kita Jumat besok 50 lokasi KDKMP sudah terdistribusi. Tapi Babadan kemarin membuktikan, kalau KDKMP siap, Bulog pasti siap kirim. Kami sebagai pemasok tunggal SPHP menjamin mutu, stok, dan harga," pungkas Kepala Bulog Ponorogo.
Dengan pasokan ini, 10 KDKMP di Babadan kini resmi menjadi agen SPHP Bulog dan siap melayani kebutuhan beras murah berkualitas untuk warga di masing-masing desa.(Sw/Ny)
