Bupati dan Sekda Ponorogo Tinjau Longsoran di Desa Sahang, Kecamatan Ngebel
![]() |
Bupati Sugiri Sancoko bersama Sekda Ponorogo Agus Pramono dan sejumlah kepala perangkat daerah meninjau longsor di Sahang-Wonokoyo Kecamatan Ngebel, |
Bupati Sugiri Sancoko bersama Sekda Ponorogo Agus Pramono dan sejumlah kepala perangkat daerah meluangkan waktu untuk meninjau langsung lokasi longsor di ruas jalan Desa Sahang-Wonokoyo Kecamatan Ngebel, Minggu (23/10/2022). Diketahui akibat bencana alam tersebut, material tanah tebing yang longsor menyumbat badan jalan sepanjang 500 meter. Longsor terjadi akibat tingginya curah hujan dan kondisi tanah yang labil.
Bencana alam yang melanda di musim hujan adalah banjir dan tanah longsor, kegelisahan mengintai bersamaan curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini. Perhatian penuh diberikan oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko dalam menomorsatukan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat terdampak jika bencana alam terjadi. ‘’Yang paling penting adalah pemenuhan kebutuhan primer masyarakat terdampak," Kata Bupati Ponorogo.
![]() |
material tanah tebing yang longsor menyumbat badan jalan sepanjang 500 meter. Longsor terjadi akibat tingginya curah hujan dan kondisi tanah yang labil. |
Kang Bupati, sapaan akrabnya, menjelaskan dalam kesempatan tersebut bahwa kebutuhan akan pangan, sandang, dan papan menjadi pokok karena berkaitan dengan kelangsungan hidup manusia. Kebutuhan primer atau kebutuhan pokok merupakan kebutuhan paling mendasar bagi manusia dalam mempertahankan hidup secara layak sehingga wajib dipenuhi. ‘’Kalau salah satu kebutuhan primer tidak tercukupi, maka masyarakat akan mengalami kesulitan,’’ tandasnya.
Bupati yang dikenal dengan tidak ada sekat dengan masyarakat itu memilih menunda pengerukan material longsoran, sementara pihaknya menunggu kondisi tanah kembali stabil.
Untuk menanggulangi terputusnya arus lalu lintas di daerah tersebut, Pemkab Ponorogo juga mengupayakan jalur alternatif agar pengguna jalan dapat menghindari lokasi longsoran. ‘’Masyarakat harus tetap waspada karena data dari BMKG Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo menginformasikan cuaca ekstrim masih melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur, tanpa kecuali Ponorogo,’’ Himbaunya.(Sw/Ny)