🧿 BREAKING NEWS

Kirab Tumpeng dan Genduri Akbar Semarakkan Bersih Desa Carat 2026

Kirab Tumpeng dan Genduri Akbar dalam rangka Bersih Desa Carat 2026, Rabu (5/8/2026) malam


Ponorogo
– Suasana penuh kebersamaan menyelimuti Desa Carat, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, saat masyarakat mengikuti Kirab Tumpeng dan Genduri Akbar dalam rangka Bersih Desa Carat 2026, Rabu (5/8/2026) malam. Kegiatan yang menjadi puncak peringatan bersih desa ini diikuti oleh pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, pelaku UMKM, paguyuban, serta masyarakat dari seluruh RT di Desa Carat.

Kegiatan diawali dengan berkumpulnya peserta di Balai Desa Carat sejak pukul 19.00 WIB. Tepat pukul 20.00 WIB, kirab tumpeng diberangkatkan oleh Kepala Desa Carat menuju lokasi KDMP (Koperasi Desa Merah Putih). Arak-arakan berlangsung meriah dengan iringan mobil pengawal dan sound system, disusul perangkat desa, lembaga desa, RT, organisasi kemasyarakatan, hingga pelaku UMKM yang membawa tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas limpahan rezeki dan hasil bumi.

Sambutan Camat Kauman, Toni Khristiawan, S.STP.M.Si

Sambutan Kepala Desa Carat, H. Mudjiono.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB, seluruh peserta mengikuti Genduri Akbar yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan hiburan karawitan yang dibawakan oleh ibu-ibu Desa Carat, menambah semarak malam budaya yang menjadi bagian dari tradisi turun-temurun masyarakat setempat.

Prosesi kirab tumpeng, dari Balai Desa Carat ke Halaman Gedung KDMP setempat

Makan bersama warga masyarakat, dengan tumpeng yang sudah dikirabkan

Karawitan Sekar Taman Iromo, Desa Carat, Kecamatan Kauman

Ketua Panitia Bersih Desa Carat 2026 menyampaikan bahwa kirab tumpeng bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga sekaligus melestarikan tradisi yang diwariskan para leluhur.

"Kirab tumpeng dan genduri ini merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat yang diberikan. Kami berharap kegiatan ini terus menjadi pemersatu masyarakat dan dapat dilestarikan oleh generasi muda sebagai warisan budaya Desa Carat," ujarnya.

Kepala Desa Carat, H.Mudjiono mengatakan bahwa pelaksanaan Bersih Desa merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam menjaga tradisi sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

"Bersih desa bukan hanya melestarikan adat istiadat, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian antarwarga. Kami mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan tertib, aman, dan meriah," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Kauman memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Desa Carat yang terus menjaga budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

"Tradisi seperti kirab tumpeng dan genduri menjadi kekayaan budaya yang harus terus dijaga. Selain mempererat persatuan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur kepada generasi muda. Semoga Desa Carat terus menjadi contoh desa yang mampu melestarikan budaya sekaligus membangun masyarakat yang harmonis," tutur Camat Kauman.(Sw/Ny)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar