KIM Ngrandu Masuk 20 Besar Komunitas Informasi Masyarakat Kabupaten Ponorogo
PONOROGO – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Ngrandu berhasil masuk dalam 20 besar Komunitas Informasi Masyarakat Kabupaten Ponorogo. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi KIM Ngrandu untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi dalam penyebarluasan informasi positif kepada masyarakat.
Perwakilan KIM Ngrandu, Anton Rudi, mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Peningkatan Kinerja KIM melalui Penggunaan serta Pengembangan Teknologi Artificial Intelligence (AI) yang digelar di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Ponorogo, Senin (28/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas KIM dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Pemanfaatan teknologi AI diharapkan dapat membantu KIM dalam mengolah informasi, membuat konten, meningkatkan kreativitas, serta menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih cepat dan menarik.
Masuknya KIM Ngrandu dalam 20 besar KIM Kabupaten Ponorogo juga tidak lepas dari dukungan Pemerintah Desa Ngrandu. Pemerintah desa memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan dan pengembangan KIM sebagai salah satu mitra dalam menyampaikan berbagai informasi kegiatan dan potensi desa kepada masyarakat.
![]() |
| Dengan masuknya KIM Ngrandu dalam jajaran 20 besar KIM Kabupaten Ponorogo, diharapkan komunitas tersebut semakin aktif menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam bidang informasi dan komunikasi. |
Dukungan tersebut menjadi modal penting bagi KIM Ngrandu untuk terus berinovasi, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana komunikasi dan publikasi.
Anton Rudi mengatakan bahwa pencapaian masuk 20 besar merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tantangan bagi KIM Ngrandu untuk meningkatkan kinerja ke depan.
“Masuk 20 besar ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini bisa menjadi motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Anton.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi AI memberikan peluang besar bagi KIM untuk meningkatkan kualitas konten dan mempercepat proses penyampaian informasi.
Menurutnya, KIM tidak cukup hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga perlu mampu mengemas informasi secara kreatif, faktual, dan mudah dipahami masyarakat.
“Teknologi AI bisa menjadi alat bantu yang sangat bermanfaat. Tetapi penggunaannya tetap harus disertai dengan ketelitian, kreativitas, dan tanggung jawab dalam memastikan informasi yang disampaikan benar dan bermanfaat,” tambahnya.
Sementara itu, dukungan Pemerintah Desa Ngrandu terhadap KIM diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah desa dan KIM dinilai penting untuk mengangkat berbagai potensi, kegiatan pembangunan, pelayanan masyarakat, serta berbagai capaian desa agar semakin dikenal luas.
Dengan masuknya KIM Ngrandu dalam jajaran 20 besar KIM Kabupaten Ponorogo, diharapkan komunitas tersebut semakin aktif menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam bidang informasi dan komunikasi.
KIM Ngrandu juga diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital, termasuk AI, untuk menghasilkan konten informasi yang edukatif, kreatif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Ngrandu maupun Kabupaten Ponorogo secara lebih luas.(Sw/Ny)


